Bagaimana merancang jalur ekstraksi minyak sawit dengan hasil tinggi: dari sterilisasi TBS hingga minyak mentah?
Minyak sawit merupakan salah satu minyak nabati terpenting di dunia dan banyak digunakan dalam industri makanan, kosmetik, dan biofuel. Desain jalur ekstraksi minyak sawit dengan hasil tinggi sangat penting untuk meningkatkan hasil minyak dan mengurangi biaya produksi. Artikel ini akan memperkenalkan secara rinci desain lini ekstraksi minyak sawit lengkap mulai dari sterilisasi TBS hingga minyak mentah, yang mencakup peralatan utama, alur proses, dan strategi optimalisasi.
1. Penerimaan dan Sortasi Tandan Buah Segar (TBS).
Tandan buah segar sebaiknya diproses dalam waktu 24 jam setelah dipetik untuk menjamin kualitas kandungan minyaknya. Area penerimaan harus dilengkapi dengan sistem penimbangan untuk mencatat berat TBS untuk memudahkan pengelolaan produksi. Buang tandan buah yang busuk, belum menghasilkan atau terlalu matang untuk menjamin kualitas bahan mentah. Gunakan layar getar atau penyortiran manual untuk meningkatkan efisiensi pemrosesan selanjutnya.
2. Sterilisasi
Sterilisasi adalah langkah penting dalam jalur ekstraksi minyak sawit mulai dari sterilisasi TBS hingga minyak mentah. Tujuan utamanya adalah melunakkan tandan buah untuk memudahkan pembuangan buah; menonaktifkan enzim lipolitik (untuk mencegah peningkatan asam lemak bebas FFA); membunuh mikroorganisme dan memperpanjang umur peralatan. Peralatan proses sterilisasi dibagi menjadi tangki sterilisasi horizontal atau vertikal (biasanya 3-4 tangki dihubungkan secara seri). Misalnya, alat sterilisasi vertikal canggih kami menggunakan uap bertekanan tinggi untuk memastikan distribusi panas merata dan menghemat ruang. Tandan yang telah disterilkan kemudian dimasukkan ke Unit Perontokan, di mana drum berputar secara efisien memisahkan buah sawit dari batangnya dengan kerusakan minimal.
Alat sterilisasi buah sawit
3. Perontokan
Perontok buah sawit digunakan untuk memisahkan tandan kosong dan buah sawit. Sesuai dengan skala produksi pabrik kelapa sawit yang berbeda, kami dapat menyediakan berbagai jenis mesin perontok buah sawit untuk memenuhi kebutuhan produksi, seperti: mesin perontok buah sawit tipe mahcine dan mesin perontok buah sawit tipe drum. Dalam proses produksi kelapa sawit sebenarnya, biasanya kita mempunyai cadangan, kalau-kalau ada yang tidak berfungsi. Setelah proses sterilisasi selesai, buah sawit yang sudah disterilkan akan diangkut ke stasiun berikutnya. Tandan kosong yang berasal dari perontok buah sawit akan dibawa ke luar untuk digunakan sebagai bahan bakar pabrik kelapa sawit.
Perontok buah sawit
4. Pencernaan dan Pengepresan
Langkah terakhir dalam merancang jalur ekstraksi minyak sawit dengan hasil tinggi adalah pencernaan dan pengepresan. Tujuan pencernaan adalah untuk menghancurkan struktur sel pulpa dan melepaskan minyak. Langkah ini membutuhkan pencerna. Pengepresan umumnya dilakukan dengan mesin press ulir. Optimalisasi proses dapat menyesuaikan tekanan pengepresan untuk menyeimbangkan hasil minyak dan laju sisa minyak. Presser pada alat ekstraksi minyak sawit sering kali menggunakan alat press ulir ganda. Dari segi material, mesin press ulir kami mengadopsi 2Cr13, baja paduan tahan aus, proses pengecoran terintegrasi, dan memiliki masa pakai 1000 jam. Tekanan pengepres oli berasal dari kerja simultan sekrup depan dan peredam belakang, serta dilengkapi dengan stasiun pompa hidrolik dan silinder hidrolik. Tekanan pegas dapat diatur, dan tekanan di dalam rongga dapat dideteksi secara real time dan disesuaikan tepat waktu, sehingga mencapai efek penekanan yang optimal. Hasil akhir berupa minyak sawit mentah (CPO) dan press cake (mengandung serat dan kacang-kacangan).
5. Klarifikasi
Setelah ditekan, minyak dilewatkan melalui Sistem Klarifikasi Minyak Mentah, di mana kotoran seperti air, padatan, dan lumpur dihilangkan menggunakan tangki sedimentasi dan saringan getar. Untuk kemurnian optimal, lini produk kami menggunakan penjernih sentrifugal dan pemurni minyak.
Merancang hasil yang tinggi jalur ekstraksi minyak sawit mulai dari sterilisasi TBS hingga minyak mentah memerlukan pertimbangan komprehensif mengenai optimalisasi proses yang terkait dengan sterilisasi, dehidrasi, pengepresan, dan klarifikasi. Melalui pengendalian otomatis, pemulihan energi, dan tindakan perlindungan lingkungan, hasil minyak dapat ditingkatkan secara signifikan dan biaya produksi dapat dikurangi. Jalur ekstraksi minyak sawit Henan Glory dirancang untuk menghasilkan hasil yang tinggi, efisiensi energi, dan biaya pengoperasian yang rendah, menjadikannya ideal untuk operasi skala kecil dan industri.
SEBELUMNYA: Peran sistem filtrasi canggih dalam produksi minyak sawit premium
BERIKUTNYA: Prinsip dan peran sterilisasi uap suhu tinggi dalam proses produksi minyak sawit
Tinggalkan pesan
Jika Anda ingin mengetahui informasi lebih lanjut tentang Bagaimana merancang jalur ekstraksi minyak sawit dengan hasil tinggi: dari sterilisasi TBS hingga minyak mentah? . Mohon tinggalkan nomor telepon Anda, Kami akan menghubungi Anda secepatnya setelah kami menerima pesan Anda.
-
Bagaimana cara memulai pabrik penggilingan dan pengolahan kelapa sawit?
-
Bagaimana cara memulai bisnis pengolahan minyak sawit di Nigeria?
-
Bagaimana cara memproduksi minyak nabati olahan dari minyak inti sawit?
-
Apa saja langkah-langkah dalam produksi minyak sawit?
-
FAQ Tentang Mesin Ekstraksi Minyak Inti Sawit
-
Apa Keuntungan Menggunakan Mesin Penyulingan Minyak Nabati Profesional
-
Unit Pengepres Minyak Sawit Plug-and-Play Henan Glory 1T/H
-
Proses Langkah-demi-Langkah: Cara Kerja Mesin Penyulingan Minyak Inti Sawit